PEMDES CITAYAM DAN FORKOPIMCAM TAJURHALANG RAZIA YUSTISI PPKM

by -297 views

Citayam, 18 Januari 2021 “citayambersatu.com”  –  Yustisi PPKM (Pembatasan kegiatan Masyarakat) yang diterapkan Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona dengan 3M (memakai Masker, mencuci tangan, menjaga jarak).

Pemerintah resmi memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PSBB dalam dua minggu kedepan. Guna meningkatkan kedisipinan masyarakat selama pelaksanaan PSBB ini, pemerintah akan memperketat operasi yustisi di berbagai daerah.

Kegiatan PPKM yang digelar di depan kantor Desa Citayam masih banyak ditemukan warga yang melintas tidak menggunakan Masker.

Pelanggar yang tidak menggunakan Masker diberi sangsi berupa pembacaan Pancasila, push up, dan menyanyikan lagu indonesia raya.

This slideshow requires JavaScript.

Selain melakukan operasi yustisi, petugas gabungan juga tak henti-hentinya melakukan sosialisasi untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

Ma’mun Murod Kades Citayam mengatakan saat razia Masker, Senin (18/1) ‘dengan diadakan razia Masker ini kita mengharapkan agar masyarakat Citayam selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker apa bila akan keluar rumah karena kita harus menjaga diri kita dan saudara kita dari penularan virus Corona.

“Sosialisasi terus dilakukan dalam upaya memberi edukasi dan pendisiplinan kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 terus dtingkatan,” tuturnya.

PPKM yang digelar di Depan kantor Desa Ragajaya diikuti POL PP Kecamatan Tajurhalang, TNI Polri ormas PPM (pemuda panca marga), Motekar, LPM, dan BPD.

Kasie Ketertiban Pol PP Tajurhalang Sularso mengatakan kepada Cyber Citayam Bersatu “untuk PPKM yang dimulai pada tanggal 11 – 25 januari saya selaku Kasie Pol PP dengan Forkopimcam selalu menggelar razia, dengan sasaran rumah makan, Cafe, dan mini Market, serta razia dijalan, dalam razia masih banyak kita temukan warga yang tidak memakai masker jadi kita berikan tindakan Semoga dengan kita terus menerus mengadakan rajia masyarakat dapat merasa jera dan tidak akan melanggar lagi. (Icho & Denih) 

Leave a Reply